Liver Rusak Akibat Sering Minum Teh Hijau

sering minum teh hijau picu hepatitis

Teh hijau yang sering dimanfaatkan sebagai solusi untuk diet sehat dan mencegah terjadinya kanker dalam beberapa jenis. Namun tak demikian dengan yang terjadi pada salah satu remaja berusia 16 tahun yang harus menjalani perawatan intensif karena positif menderita hepatitis akibat terlalu sering minum teh hijau.

Masalahnya dinamakan hepatotoksisitas herbal, ialah racun yg diinduksi hepatitis. & itu berjalan kala terlampaui tidak sedikit konsumsi obat herbal atau segala suplemen, mulai sejak dari Tylenol hingga teh hijau. Memunculkan reaksi kimia yg menyebabkan kerusakan hati.

Menjadi, apa yg menyebabkan penyakit tersebut? Teh hijau tajir bersama catechins, senyawa antioksidan. Dalam dosis yg sesuai, ini mampu memberikan manfaat yg gede seperti menurunkan kolesterol & mengurangi risiko penyakit jantung & kanker. Tetapi dosis yg gede (seperti yg ditemukan dalam tidak sedikit suplemen penurunan berat tubuh berbahan teh hijau) bisa menyebabkan hepatotoksisitas herbal.

“Ketika Kamu mulai sejak membawa ekstrak & mendidihkan mereka ke kapsul terkonsentrasi, itu sejenis seperti bom mungil mungil masuk ke hati Kamu,” kata Niket Sonpal, MD, satu orang gastroenterologist & asisten profesor kedokteran di Touro College di New York City. Dosis nomor wahid ini terkonsentrasi membanjiri hati & menyebabkan sel-sel rusak. Apabila terkena, Kamu bakal mengidap kelelahan, sakit perut yg parah, & penyakit kuning.

Baca juga : Obat Hepatitis

Apakah ini berarti Kamu butuh khawatir tiap-tiap kali Kamu minum teh hijau? Menurut Sonpal, bisa jadi tak. “Teh hijau amat sangat aman buat sebahagian gede orang,” tuturnya. “Sangat jarang buat hepatotoksisitas berlangsung bersama mengkonsumsi normal harian, seperti satu atau dua cangkir.”

Risiko datang saat Kamu sedang menenggak teh herbal seperti air, Sonpal melanjutkan. Intinya, minumlah sewajarnya. Cuma lantaran alami, bukan berarti jumlah yg tidak sedikit baik bagi Kamu. Seluruh yg berlebihan senantiasa mampu merugikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *